Milu by Nook, Canggu

IMG_3780-edt

Masih dalam rangka nemenin bapak ibu jalan-jalan di Bali, kami melanjutkan acara makan-makan (dan foto-foto, tentunya) di Milu by Nook. Lokasinya di Canggu memang lumayan jauh dari hotel tempat kami menginap di Kuta, dan agak macet pula karena weekend. Tapi setelah sampai sana, ternyata perjalanan panjang kami pantas banget dilalui.

Interior Milu by Nook ini cantik dan super Instagrammable, viewnya langsung ke sawah hijau, dan angin sepoi-sepoi bikin atmosfer restonya jadi relaxing banget. Range harga makanannya menengah ke atas, tapi pantas banget sama rasa dan porsi makanan dan minumannya. Hampir semua menunya enak dan masih ‘masuk’ ke selera Indonesia, jadi bukan sekadar bagus difoto tapi bagus juga di lidah.

Continue reading “Milu by Nook, Canggu”

Soul on the Beach, Sanur

IMG_3814-edt

Bagi kami yang tinggal di desa dan cuma punya kesempatan jalan-jalan setiap weekend (dan biasanya cuma ke mall lagi, ke mall lagi), kedatangan keluarga dari luar kota seringkali jadi angin segar karena 1) ada alasan untuk ikutan nginep di hotel dan 2) jadi bisa ‘jalan-jalan ke Bali’ mengunjungi tempat-tempat keren kaya anak gaul Instagram :D

Seperti minggu ini, kami kedatangan bapak ibu dari Jogja dan sukses mendatangi beberapa resto yang nggak cuma cantik difoto, tapi juga menyenangkan dan yang terpenting: makanannya enak! Salah satunya Soul on the Beach yang terletak pinggir di bibir Pantai Sindhu, Sanur. Aku nemu resto ini tanpa sengaja dan nggak punya ekspektasi terlalu tinggi saat datang ke sana, tapi ternyata tempatnya oke banget! Restonya nggak terlalu besar sebenarnya, tapi konsep interiornya kuat dan atmosfernya sangat menyenangkan, bikin pengen leyeh-leyeh di sana seharian.

Continue reading “Soul on the Beach, Sanur”

Resolusi Tahun Baru

IMG_8442web

Sudah lama sekali rasanya aku nggak bikin resolusi tahun baru. Padahal dulu waktu masih remaja paling rajin tuh, sampai ditulis di diary segala. Bukan cuma satu resolusi, tapi banyak! Walaupun yang bener-bener dilakukan ya paling cuma dua sih hehe…

Menyambut tahun 2018 ini, aku cuma punya satu resolusi. Sederhana, tapi sulit untuk dilakukan, yaitu: mengajarkan Amanda (dan diriku sendiri, bahkan suami juga kalau bisa) supaya nggak jadi orang berpikiran sempit yang mengotak-kotakkan sesama manusia berdasarkan Suku, Agama, dan Ras.

Continue reading “Resolusi Tahun Baru”

Bangga Menjadi Ibu

IMG_8089web

Selamat Hari Ibu!

Tahun ini adalah Hari Ibu ketigaku. Banyak hal yang sudah dilewati selama menjadi ibu, susah senang, sedih bahagia, tangis tawa, bahkan sering marah-marah juga… tapi aku sangat menikmati seluruh proses yang kata orang merupakan proses pembelajaran seumur hidup ini.

Memperingati Hari Ibu tahun ini, aku ingin mengajak semua teman-teman sesama ibu muda untuk mengapresiasi diri sendiri. Selama ini mungkin kita terlalu asyik mengawasi pertumbuhan anak, sangat bangga melihat perkembangan anak yang luar biasa sampai lupa bahwa kita juga harus bangga terhadap diri sendiri. Kita semua memang masih belajar, belum sempurna dan sepenuhnya baik, tetapi proses ‘menjadi ibu’ itu sama sekali bukan perkara mudah. Itu sebabnya kita harus selalu menghargai jerih payah dan usaha diri sendiri, bukan untuk pamer dan membandingkan siapa yang paling hebat, tapi agar terus punya kekuatan dan semangat untuk belajar menjadi ibu yang semakin baik lagi. Ini dia beberapa hal yang paling membanggakan buatku sebagai seorang ibu:

Continue reading “Bangga Menjadi Ibu”

Tentang That Summer

IMG_7374web

Bulan Agustus 2017 lalu jadi salah satu bulan paling bahagia buatku, karena akhirnyaaaa naskah yang sudah terpendam begitu lama pun terbit juga! Judulnya That Summer, terbitan Gramedia Pustaka Utama, menceritakan tentang dua orang bernama Ethan Zhang dan Julia Harper yang sama-sama memiliki mimpi buruk masa lalu. Mereka tidak sengaja bertemu dan ternyata justru bisa saling menyembuhkan. Sinopsis lengkapnya bisa diintip di sini.

Terbitnya That Summer ini jadi semakin istimewa karena dibarengi dengan peluncuran produk official merchandise That Summer, hasil kerjasamaku dengan Oh My Dear Paper, brand lokal produsen artsy goods milik Mbak Prieska Subagio. Melalui tangan berbakat Mbak Prieska, lahir 3 jenis merchandise berupa handpainted silk scarf, mini scarf, dan notebook. Semuanya bergambar burung Phoenix—seperti tato yang ada di pergelangan tangan Julia dan gambar di scarf yang pemberian Ethan—yang merupkan simbol “kelahiran kembali” Julia Harper setelah bangkit dari masa lalunya yang buruk. Merchandise That Summer X Prieska Subagio bisa langsung dipesan melalui Instagram @ohmydearpaper.

Continue reading “Tentang That Summer”

[BABY] CAR SEAT MADNESS

IMG_7562web

Kalau ngobrolin tentang ‘kegilaan’ menghadapi toddler rasanya nggak ada habisnya ya, buibu :D Kali ini aku mau cerita sedikit tentang proses panjaaang sampai akhirnya Amanda mau duduk tenang di car seat. Ada beberapa tips ala aku juga, semoga bisa sedikit membantu ibu-ibu yang juga sedang berusaha mengajari anak-anaknya duduk di car seat ya.

Amanda pertama kali duduk di car seat tanggal 7 November 2015. Car seat yang aku pakai saat itu merk Baby Does CH402, yang sekaligus bisa jadi baby carrier. Bentuk car seatnya sebenarnya sudah cukup rebah, tapi karena saat itu Amanda belum genap 3 bulan dan aku (tepatnya orang-orang di sekitarku) nggak tega kalau posisinya terlalu duduk, jadi terpaksa ditambahin berlapis-lapis selimut supaya posisinya lebih rebah lagi. Reaksi anaknya gimana? Wajahnya sempat tegang, lalu mewek sedikit, tapi nggak lama malah ketiduran sekitar 10 menit perjalanan, sebelum akhirnya bener-bener nangis dan minta digendong.

Continue reading “[BABY] CAR SEAT MADNESS”

[BABY] Menyapih Amanda

IMG_5577web

Melalui post ini aku mengumumkan dengan penuh haru dan bahagia bahwa Amanda saat ini sudah berhasil disapih! Yeay! Alhamdulillah Amanda anak pintar, sejak di perut dia selalu disiplin dan tepat waktu, bisa mulai menyusu tepat di hari lahirnya dan berhenti juga tepat di usia 2 tahun. Berikut aku bagi cerita dan tips ala Mama Ayu tentang proses menyapih Amanda ya! Semoga bermanfaat :)

SEBELUM MENYAPIH

Komunikasi dengan anak

Berdasarkan pengalamanku, komunikasi adalah salah satu kunci utama keberhasilan menyapih Amanda. Sejak satu bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-2, setiap hari (terutama sebelum tidur) aku selalu “menceramahi” Amanda yang kurang lebih bunyinya, “Manda kan nanti tanggal 17 Agustus mau ulang tahun, umurnya udah 2 tahun berarti sudah be… (sar, dia jawab). Kalau sudah besar, mimik susu mama no no no (no no no, dia menirukan.). Anak besar itu kalau haus minumnya susu moo (susu sapi UHT, maksudnya), air putih, atau jus aja. Kalau mau bobo nanti disayang mama, dipeluk-peluk, atau digendong ya…” Meskipun kadang dia kesel dan marah dengernya, tapi aku ulang-ulang terus. Ada yang bilang ini bentuk sugesti atau metode hipnosis. Tapi buatku, ini bentuk komunikasi. Aku berusaha membuat Amanda ingat dan mengerti, sehingga nanti saat penyapihan dia berhenti mimik karena benar-benar siap dan paham kalau dirinya sudah besar dan sudah nggak boleh mimik susu mama lagi. Kenapa aku bilang komunikasi ini penting? Karena kadang kita suka lupa bahwa anak kecil juga manusia. Mereka kecil, mungkin belum bisa bicara dengan jelas, tapi yakinlah bahwa mereka mengerti.

Continue reading “[BABY] Menyapih Amanda”