There’s Something Between Us [TEASER 1]


Kim Sung-Ki. Musim panas, 24 Agustus 2008.

Noona, say ‘kimchi’!” Aku berteriak sebelum menekan tombol kamera polaroidku, sementara Ha-Ra mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya sambil tersenyum lebar. Kami memutuskan untuk jalan kaki kembali ke hotel, supaya bisa menikmati pemandangan dan berhenti di tempat yang menarik untuk berfoto-foto.

“Lihat! Gambarnya sudah mulai keluar!” Ha-Ra berseru kegirangan sambil mengipas-ngipas lembaran polaroid yang sudah mulai berwarna, menunggu dengan penuh antusias hingga wajahnya sendiri muncul di atas kertas polaroid itu.

Noona, bagaimana kalau kita foto bersama?” Aku memberi usul.

“Tapi siapa yang mengambil fotonya?” Ha-Ra balas bertanya. “Kalau kameranya kita pegang sendiri, pemandangan di belakang sana tidak akan terlihat!” tukasnya, sementara aku memutar otak.

Setelah sempat mempertimbangkan self-timer, akhirnya aku memutuskan untuk mencegat pria paruh baya –sepertinya penduduk lokal, yang melintas di depan kami.

Excuse me, Sir,” ujarku, berusaha sesopan mungkin agar pria itu tidak terkejut. “Can you help me? I want to take a photo with my…

“Oh! Take a photo… you and your girlfriend?” Ia melirik aku dan Ha-Ra sambil tersenyum penuh arti.

Yes. Here is my camera,” sahutku, tanpa pikir panjang.

Okay, okay…” Pria itu tersenyum lagi, lalu mulai menghitung mundur sementara aku dan Ha-Ra berpose.

Setelah menghasilkan lima lembar foto, aku menghampiri pria itu dan membungkuk sopan. “Thank you very much, Sir!”

You’re welcome!” Pria itu mengangguk. “Foreigner? Where do you come from?” tanyanya dalam bahasa Inggris yang tidak terlalu fasih. Ia tampaknya tertarik pada wajahku yang sangat Asia Timur.

“We’re from Seoul, South Korea,” sahutku.

“Oh, okay… Enjoy your trip here, okay?” Pria itu tersenyum lagi. “Don’t forget to take care of your pretty girlfriend. The weather always changes drastically these days, she can catch a cold.”

“Thank you, Sir. I’ll protect her.”

Cho Ha-Ra. Musim panas, 24 Agustus 2008.

“I’ll protect her.”

Aku tidak mendengar seluruh percakapan Sung-Ki dan pria itu, tapi kalimat terakhirnya cukup membuat jantungku berhenti selama sepersekian detik. Kenapa dia harus mengucapkan kalimat itu dengan begitu serius? Aku tidak pernah bisa mengontrol aktifitas jantungku sendiri setiap kali Sung-Ki bicara dalam nada yang itu.  Dan sekarang gemuruh di dadaku mulai semakin keras, hingga aku takut Sung-Ki bisa mendengarnya.

“Orang itu mengira Noona adalah pacarku. Lucu sekali, ya?” Sung-Ki tiba-tiba sudah kembali ke sisiku sembari tertawa kecil. “Apa kita kelihatan seperti sepasang kekasih yang sedang menikmati liburan romantis di sini?”

“Tentu saja tidak. Orang itu jelas asal bicara.” Aku berusaha tampak tidak peduli. “Lagipula aku sudah tampak terlalu tua untuk jadi pacarmu,” tambahku.

Sung-Ki tiba-tiba menoleh dan menatapku. “Siapa bilang? Noona tidak tampak tua.”

“Benarkah?” Aku balas menatapnya, sementara jantungku masih meronta-ronta memalukan. Namun lelaki muda disampingku itu malah tersenyum lebar.

“Hmm, sebenarnya aku hanya berbohong untuk menyenangkan Noona saja,” ujarnya.

Aku mengangkat alis. Tak terima. “Jadi kau ingin bilang kalau aku memang tampak tua?”

“Memang begitu kan kenyataannya? Kerutan di wajah dan gelambir di lengan Noona sudah menunjukkan tanda-tanda penuaan dini…” Sung-Ki menjawab dengan wajah tak berdosa. Tapi begitu aku menyipitkan mata, dia langsung meralat kata-katanya.

“Tidak, tidak… Aku hanya bercanda, Noona…” ujarnya sambil tertawa keras.

“Kau menyebalkan, Kim Sung-Ki.” Aku menggertakkan gigi, lalu membuang muka dan berjalan cepat meninggalkan laki-laki itu.

“Honey! Don’t be angry… Honey!” Sung-Ki terbahak-bahak sambil berusaha mengejarku.

“I’m not your honey!”

“Yah! Honey, where are you going? Honey!

Hanya satu chapter singkat di antara 102 halaman. Enjoy reading! 

Foto dalam tulisan ini dipinjam dari Favim.com. Terima kasih!

Advertisements

4 thoughts on “There’s Something Between Us [TEASER 1]

  1. Mira says:

    arrghh! ara!!!
    the last part O_O
    omo. i’m going to die!
    somehow i was imagining myself as Hara when i read that part lol XD
    great chapter, ara ^___^

    waiting for your next update~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s