Remember Me?


remember-me

Berawal dari kekhilafan yang terjadi gara-gara Great Sale yang digelar Kompas Gramedia di kantor tempatku bekerja awal bulan lalu. Great Sale kali ini bener-bener definisi sempurna dari “diskon gede-gedean”, meski memang cuma ada dua kategori dalam tumpukan: novel lama dan lama banget, tapi sebagian termasuk best seller dan harganya itu lho, dipangkas nyaris 40% sampai bikin customer kalap dan ngeborong tanpa pakai akal sehat. Termasuk yang ngetik kalimat ini.

Perburuanku siang itu menghasilkan lima novel dari genre yang berbeda: satu thriller, satu novel Indonesia yang dibeli semata-mata hanya karena penasaran sama nama besar penulisnya, dan tiga chicklit. Dua di antaranya karya Sophie Kinsella, penulis yang kukenal karena seri Shopaholic yang legendaris itu. Belum pernah baca satu pun, tapi percaya kalau karyanya (bisa jadi) pasti bagus.

Ternyata godaan warna dan desain cover-nya yang cantik nggak menyesatkan, Remember Me? ini persis sebagus yang kuperkiraan sebelumnya. Alurnya unik, prolog dan bab-bab awal luar biasa menarik, nyaris bikin pembaca percaya bahwa Lexi -seorang cewek lajang, dengan penampilan nggak menarik, pegawai baru di perusahaan karpet dengan jabatan nggak penting- terbangun di rumah sakit setelah kepalanya terbentur setelah jatuh dari tangga, suatu malam di tahun 2004. Tapi fakta demi fakta disodorkan ke depan hidung Lexi, membuktikan kalau dia sudah “sampai” di tahun 2007. Koma tiga tahun? Cuma gara-gara terpeleset di tangga licin dan kepalanya terbentur, really? Jelas bukan. Karena menurut dokter, Lexi baru masuk 5 hari sebelumnya akibat kecelakaan mobil. Mobilnya Mercedes konvertibel pula. Ditambah lagi kenyataan kalau dia mendadak sudah jadi cantik, terawat, punya tas LV, cincin berlian spektakuler, dan sudah menikah! Lexi yang baru di tahun 2007 ini mendadak punya kehidupan impian, karir cemerlang (kepala departemen!), suami ganteng dan kaya raya, rumah bagus…

Yang luar biasa buatku, ketika buku ini berhasil membawa pembacanya terjun langsung dalam alur cerita yang penuh tanda tanya. Gimana bisa Lexi tiba-tiba bangun di tahun 2007? Siapa laki-laki yang dia sudah nikahi? Gimana ceritanya dia bisa jadi kepala departemen? Kenapa semua sahabat-sahabat baiknya di tahun 2004 mendadak jadi musuh di tahun 2007? Lebih lagi ketika muncul Jon, arsitek yang bekerja di perusahaan suami Lexi, yang ngaku-ngaku sebagai selingkuhan Lexi. Menarik! Highly recommended!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s