Scars


“A man without scars on his face never had to fight for something he believed in.”

Pernahkah kamu mengusahakan hal yang benar, yang terbaik (dari yang bisa kamu lakukan) bagi orang-orang dan pekerjaan yang kamu cintai, tapi lalu dihantam keras tepat di muka dengan kata-kata yang begitu pedas, meneriakimu untuk tahu diri?

Aku sudah pernah. Berkali-kali. Biasanya aku selalu melangkah mundur, mengutuk dan menyalahkan diri sendiri, mengunci diri di dalam kotak dan ketakutan untuk mencoba kembali. Tapi dunia terus berputar, dan manusia tidak akan pernah bisa mencapai langit tertinggi jika selalu kembali ke kotak pertama setiap kali merasa tersakiti. Jadi, kali ini, aku tidak akan berhenti. Aku akan melanjutkan perjalananku dengan bekas luka di wajah, sebagai bukti bahwa aku pernah mengusahakan dan memperjuangkan sesuatu yang kuanggap benar.

Advertisements

One thought on “Scars

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s