[BABY] Tedak Siten


Tedak-Siten-Amanda-3

“Time flies when you have kids, they grow up TOO fast!”

Bener banget deh, rasanya baru kemarin sanggulan untuk upacara Mitoni alias tujuh bulanan si calon bayi di perut, tiba-tiba tanggal 16 Juli 2016 lalu aku sudah harus sanggulan dan jarikan lagi untuk upacara Tedak Siten Amanda. Tedak Siten atau upacara turun tanah adalah upacara tradisional Jawa yang yang merupakan perlambang kemandirian dan kesiapan anak dalam menghadapi kehidupan.

Seperti upacara Mitoni, upacara Tedak Siten ini juga sudah termasuk langka karena (katanya) banyak orang tua muda yang malas repot. Tapi aku dan suami, didukung bapak ibu, memang sudah niat mengadakan upacara lengkap untuk anak pertama kami. Selain melestarikan adat Jawa, upacara semacam ini mengandung doa yang baik untuk anak, jadi nggak ada salahnya, kan?

Menurut mbak Erlina W. Larasati, owner Salon Larasati yang menjadi perias dan pemandu tedak siten Amanda, upacara Tedak Siten biasanya dilakukan saat anak sudah berusia di atas 7 lapan alias 8 bulan (1 lapan = 35 hari), bertepatan dengan usia umumnya anak belajar berdiri atau bahkan berjalan. Tapi karena kesibukan papa dan eyang-eyang Amanda, kami terpaksa menunda upacara Tedak Sitennya sampai usia 11 bulan kurang 1 hari. Nggak masalah juga sih, karena di usia itu memang pas Amanda baru mulai belajar jalan. Dan bener lho, sekitar seminggu kemudian dia jalan 3 langkah untuk pertama kalinya!

Upacara Tedak Siten Amanda dimulai dengan mencuci kaki Amanda di air kembang, lalu dititah oleh papanya menginjak tanah dan jadah 7 warna. Warna putih melambangkan sifat suci, merah lambang berani, hijau melambangkan kesuburan dan kebijakan, kuning lambang ketuhanan, biru lambang kasih sayang, coklat melambangkan ibu pertiwi, dan ungu lambang kharisma. Setelah itu Amanda digendong menaiki tangga tebu dan didudukkan di kursi tebu, katanya sih supaya nantinya menikmati kehidupan yang manis (aamiin…).

Tedak-Siten-Amanda-1

Berikutnya bagian yang paling seru, yaitu masuk ke dalam kurungan ayam! Tapi kurungan yang disediakan tim Larasati bukan cuma kurungan ayam biasa, tapi super besar sampai bisa muat 3-4 orang dan tingginya nyaris mencapai telinga orang dewasa. Akhirnya aku pun ikut masuk menemani Amanda biar nggak ketakutan :D Di dalam kurungan ayam sudah disiapkan bermacam benda yang bermakna baik, mulai dari mainan edukatif, buku, uang, perhiasan emas, alat musik, sampai pakaian dan sepatu. Katanya sih, apa yang diambil anak saat di dalam kurungan ayam ini akan menggambarkan seperti apa cita-cita atau kesukaannya kelak. Setelah sempat kebingungan dan malah ngelihatin orang-orang yang nonton di sekeliling kurungan, Amanda akhirnya mengambil piano mainan, panci mainan, alat dokter-dokteran, dan buku hihihi…

Setelah dari kurungan ayam, kami pindah ke bak mandi alias acara siraman kecil oleh eyang-eyang dan papa. Selesai siraman Amanda ganti pakaian dan dilanjutkan berjalan dengan tongkat tebu yang bagian atas ada ayamnya (goreng? Apa bakar? Aku nggak sempat merhatiin :D) dan bagian bawahnya ada pisang, lalu dititah untuk sungkem pada eyang-eyangnya. Di bagian ini sempat nangis dan drama, tapi secara umum Amanda nggak rewel dan mau mengikuti prosesi satu per satu. Padahal dia lagi ngantuk berat tuh karena tidur siangnya cuma sebentar. Setelah sungkem, Amanda istirahat dan giliran eyang-eyang putri yang menyebar udik-udik berisi beras kuning, uang logam, dan doorprize yang bisa diperebutkan tamu undangan. Para tamu juga boleh mengambil sesajen dan bermacam mainan yang sudah disiapkan. Sesajen ini bukan untuk ‘menyajeni’ yang nggak kelihatan lho ya, cuma sebagai syarat dan perlambang berkah bagi para tamu undangan.

Tedak-SIten-Amanda-2

Nah, setelah udik-udik habis disebar dan doorprize dibagikan, selesai sudah rangkaian upacara tedak siten Amanda. Mudah-mudahan semua prosesi yang dijalani menjadi doa yang baik untuk masa depan Amanda ya… Aamiin :)

Make up, hair do & pemandu upacara: Salon Larasati
Dekorasi: Larasati Decoration
Katering: Hotel Puri Artha
Dokumentasi: Minzani (Concept Photography)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s