[BABY] Skin Care Products For Sensitive Skin


BBSensitiveSkin.jpg

Hai, I’m finally back to the blog, setelah serangkaian keriweuhan pindahan (from Bandar Lampung to Bali), kejar setoran revisi novel, dan banyak alasan lainnya :D Nggak terasa, saat ini usia Amanda sudah 20 bulan. Sudah masuk kategori toddler alias batita yang makin macem-macem tingkah polahnya. Tapi kali ini aku bukan mau bahas tentang perkembangan Amanda, melainkan tentang problem kulitnya yang sensitif.

Sebenarnya aku sudah lama kepingin nulis tentang ini, karena banyak banget ibu-ibu yang DM aku di Instagram dan tanya via Whatsapp atau LINE tentang produk-produk untuk kulit anak yang sensitif. Dulu memang aku sudah pernah cerita bahwa Amanda punya kulit yang sangat sensitif. Bahkan sejak 3 bulan pertama, kulitnya banyak mengalami ini-itu yang cukup bikin mamanya stres. Mulai dari wajah bruntusan parah sampai kulitnya menebal seperti bekas gosong, biang keringat, kulit kepala mengelupas, sampai ruam popok. Sampai sekarang pun rasanya masih adaaa aja masalah kulit yang muncul, menantang ‘kreatifitas’ dan kejelianku dalam mencari pemicu dan obatnya.

Apa penyebab problem kulit Amanda?

Ketika wajah Amanda pertama kali bruntusan parah di usia 1,5 bulan, aku sempat konsultasi dengan dokter kulit langgananku di Jogja. Dokter bilang kalau Amanda ada gejala dermatitis atopik. Menurut website IDAI, dermatitis atopik adalah radang kulit berulang yang disertai gatal pada bayi dan anak. Kelainan kulit berupa bintil-bintil kemerahan, gatal, yang kemudian bilang berlangsung lama (kronik), kulit menjadi kering, bersisik, luka-luka atau menebal dan menjadi kehitaman.

Tapi meski sudah dididagnosa begitu, aku tetap harus memantau dan cari tahu sendiri apa penyebab masalah kulit Amanda, plus cara mencegah dan menyembuhkan kalau sudah terlanjur kambuh. Berikut aku rangkum ya problem kulit Amanda, beserta penyebab dan solusinya menurut versiku.

Bruntusan di Wajah

Setelah observasi berbulan-bulan, akhirnya aku bisa menyimpulkan kalau bruntusan di wajah Amanda bukan disebabkan faktor makanan, melainkan karena ‘gangguan’ dari luar berupa sisa makanan dan minuman yang nggak bersih, sabun yang nggak cocok, atau kontak dengan wewangian (parfum orang lain yang nempel di kulit Manda, deterjen, pewangi pakaian, pewangi di seprai/sarung bantal).

Solusi: sebisa mungkin membersihkan sisa makanan/minuman di pipi, dagu, dan sekeliling bibirnya, segera membersihkan kalau terjadi kontak dengan parfum yang dipakai orang lain, selektif memilih deterjen, pewangi pakaian, bahkan sabun mandi dan lotion yang dipakai Amanda.

Biang Keringat

Teorinya, biang keringat muncul karena tersumbatnya kelenjar keringat pada permukaan kulit dan bisa dicegah dengan memakai pakaian yang mudah menyerap keringat dan tidak ketat, menjaga sirkulasi ruangan tetap baik, dan mandi secara teratur untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat. Tapi setelah semua sudah dilakukan, sampai sekarang pun aku masih belum tau pasti pemicu munculnya biang keringat yang biasanya banyak di leher, punggung dan bahu Amanda. Yang aku tau pasti hanya calon biang keringat biasanya jadi makin parah kalau kulitnya kena telon cream.

Solusi: sepertinya biang keringat susah dicegah deh :( tapi sebisa mungkin aku selalu lap kering kulitnya dan ganti baju Manda setiap keringatan, mandi yang bersih, dan menghindari kontak dengan telon cream di area yang rawan biang keringat.

Ruam Popok

Alhamdulillah Amanda termasuk sangat jarang terkena ruam popok meski pakai disposable diaper setiap hari. Sekalinya muncul, biasanya saat diare dan langsung parah ruamnya sampai muncul bintik-bintik merah yang bikin dia nangis setiap kali kena air.

Solusi: untuk ruam popok ini solusinya kutemukan di saat sudah desperate banget lihat anaknya kesakitan. Ternyata obatnya ada di depan mata, tapi nggak sadar… yaitu essential oil Lavender dari Young Living. Ruam berbintik kemerahan nan perih itu pun kering dalam semalam! Untuk pencegahan aku juga selalu pakai nappy cream sebelum pakai pampers.

Kulit Kepala Mengelupas

Berbeda dengan cradle cap yang pernah muncul waktu Amanda kecil, beberapa bulan lalu kulit kepalanya sempat mengelupas parah. Kelihatannya seperti ketombe halus, tapi waktu putih-putih itu terkelupas, kulit kepalanya langsung merah semua. Aku belum konsultasi dokter, jadi nggak tau penyebab pastinya.

Solusi: cuci rambut sebersih-bersihnya dengan shampo yang formulanya lembut (Amanda pakai Zwitsal) dan hentikan pemakaian hair lotion atau produk rambut lainnya. Aku cuma oles pakai minyak zaitun, ditambah essential oil Young Living (selengkapnya di bawah).

Selain solusi di atas, aku juga sangat selektif memilih produk kesehatan dan kebersihan kulit untuk Amanda. Setelah uji coba berbagai merk, akhirnya ketemu juga yang cocok untuk membantu mencegah dan mengobati problem kulit sensitifnya. Berikut review singkatnya ya.

Buds

Cetaphil Gentle Skin Cleanser

Kalau buat para beauty blogger, sabun ini biasanya cuma dipakai cuci muka. Tapi untuk Amanda jadi sabun mandi :D Formulanya lembut dan nggak banyak berbusa, dan ternyata bisa mendukung dan mempercepat proses penyembuhan biang keringat dan ruam di kulitnya. Selain Cetaphil, Buds Super Soothing Hydrating Cleanser sebenarnya juga bagus banget dan Amanda pun cocok. Sayangnya produk Buds belum tersedia di Guardian atau Century, jadi agak repot kalau bolak-balik harus beli online.

Cetaphil Moisturizing Cream

Moisturizer ini tadinya aku beli untuk kupakai sendiri (fyi, aku juga menderita dermatitis atopik sejak usia 3 tahun dan masih sering kambuh sampai sekarang). Seperti klaim di kemasannya, moisturizer ini memang sangat melembabkan dan bagus banget untuk kulit kering. Bahkan hasilnya lebih oke dibanding Physiogel yang dulu pernah aku pakai.  Untuk Amanda, aku pakaikan Cetaphil Moisturizing Cream di punggung saat nggak ada ruam atau biang keringat. Tujuannya untuk melembabkan aja, karena kulit dengan dermatitis atopik itu kuncinya harus selalu lembab. Begitu kering akan lebih mudah muncul gatal-gatalnya.

Buds Nappy Time Soothing Cream

Ini nappy cream andalan aku untuk Amanda sejak baru lahir. Manjur banget melembabkan nappy area dan formulanya membantu mempercepat penyembuhan ruam popok ringan.

Buds Super Soothing Rescue Lotion

Produk Buds yang satu ini bener-bener penyelamat hidup! Super Soothing Rescue Lotion ini yang dulu membantu menyembuhkan bruntusan parah di wajah Amanda (yang sampai kulitnya tebal dan kaya gosong itu lho). Sekarang aku pakai untuk leher dan punggungnya, setiap kali mulai muncul gatal atau calon biang keringat.

LilPam

Bach Rescue Remedy Cream

Di kalangan ibu-ibu mungkin produk yang satu ini kurang familier, karena memang Bach Rescue Remedy Cream ini biasanya digunakan untuk orang dewasa, meskipun juga aman untuk bayi dan anak-anak. Aku kenal dengan produk ini juga karena ibuku ikut pelatihan Bach Flower dan merasakan sendiri benefitnya.  Menurut informasi di websitenya, Bach Rescue Remedy Cream is especially beneficial for external traumas, such as blows, rashes, chemical burns, bruises, cuts, sprains, dry skin, diaper rash, burns, razor cuts, etc. Untuk Amanda, biasanya aku pakai untuk pertolongan pertama kalau kejeduk atau jatuh :D Mempan lho, jarang banget sampai ada yang memar atau benjol. Rescue Cream ini juga aku pakai untuk membantu penyembuhan gigitan serangga dan melembabkan kulit kepala yang kering.

Little Pam Skin Barrier Cream

Pelembab satu ini direkomendasikan dokter kulitku di Jogja, dr. Kalista Yuniar, Sp. KK, gunanya sebagai skin barrier dan mencegah kekeringan untuk kulit bayi dan anak-anak. Formulanya sangat melembabkan, ringan, nggak lengket, dan fragrance free. Untuk Amanda, Little Pam ini khusus dipakai di wajah dan leher 2x sehari setelah mandi.

Buds Calming Rub Cream

Karena kulit Amanda yang super sensitif dan nggak kuat kena minyak telon sejak lahir, aku harus sangat selektif memilih produk ‘buat anget-anget badan’nya. Tadinya aku pakai Bebe Roosie Telon Cream untuk seluruh tubuh, tapi entah kenapa belakangan ini punggung Amanda sering muncul ruam merah kalau terkena telon cream. Terpaksa deh aku batasi pemakaiannya cuma di sekitar perut dan dada aja. Sedangkan kalau perlu anget-anget di punggungnya, aku pakai Buds Calming Rub Cream. Ajaib lho, meskipun aroma peppermintnya sangat menyengat sampai kadang bikin mata pedas, tapi Calming Rub Cream ini sama sekali nggak memicu timbulnya ruam. Nilai plusnya, Buds Calming Rub Cream juga bisa untuk anak yang kolik atau menghangatkan perut (bahkan untuk orang dewasa) yang masuk angin.

Caladine Lotion

Produk yang satu ini ketinggalan nggak difoto, tapi rasanya hampir semua ibu-ibu sudah tau kemasannya kaya apa. Aku sendiri dulu pakai Caladine versi bedak, tapi karena katanya bedak sudah tidak disarankan untuk anak, jadi Amanda aku pilihkan versi lotionnya. Caladine Lotion gampang didapatkan di apotek atau supermarket, biasanya jadi senjata ampuh kalau si biang keringat muncul di punggung, leher, atau bahu Amanda. Efeknya lumayan soothing kayaknya, karena dalam beberapa menit setelah dipakai, anaknya langsung berhenti rewel dan udah nggak garuk-garuk lagi.

Young Living Essential Oil

Essential oil yang lagi naik daun ini banyak banget yang bisa memberi manfaat untuk problem kulit anak lho. Asalkan kita rajin cari info dan browsing, karena di brosur dan kemasannya nggak tertera manfaat masing-masing oilnya. Berdasarkan pengalamanku, yang paling membantu problem kulit Amada adalah Lavender, Lemon, dan Melaleuca Alternifolia alias Tea Tree. Resepnya sebagai berikut:

  • Ruam popok: 1-2 tetes Lavender + 5-6 tetes vegetable oil atau extra virgin olive oil. Oleskan merata di area yang terkena ruam popok.
  • Kulit kepala mengelupas:  1 tetes Lavender + 1 tetes Lemon + 1 tetes Melaleuca Alternifolia + 3 sdm extra virgin olive oil. Oleskan merata di kulit kepala dan beberapa jam, lalu sisir dengan sisir lembut supaya kulit keringnya mengelupas, setelah itu cuci rambut dengan shampo.

Sekian dulu ya cerita tentang problem kulit Amanda dan sedikit review produk untuk anak dengan kulit sensitif. Solusi dan produk-produk yang aku sebutkan di atas memang belum tentu cocok juga untuk anak-anak lain. Tapi mudah-mudahan bisa sedikit mencerahkan ibu-ibu di luar sana yang anaknya punya problem yang sama. Feel free to leave any comment below atau bisa DM aku via Instagram @ayurianna untuk sharing tentang pengalaman merawat anak dengan kulit sensitif ya.

Stay strong and fabulous, buibu!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s