Toddler-Friendly Trip to Hong Kong (DAY 4-6)


DSCF8798-sm

Melanjutkan cerita perjalanan kami ke Hong Kong ya…

DAY 4

Setelah puas uji nyali di Ngong Ping dan berburu diskon di Citygate, agenda selanjutnya adalah belanja lagi! Kami sengaja berangkat jalan kaki dari hotel cukup pagi supaya bisa mampir ke Avenue of Stars (yang ternyata lagi renovasi). Tapi lumayan lah bisa foto-foto dengan latar belakang siluet gedung-gedung di Hong Kong Island.

Menjelang siang kami naik MTR ke Mongkok dan menyusuri “sneakers street” alias surga bagi suami alias satu jalan penuh toko sepatu. Apapun merk dan modelnya ada deh, diskonnya pun lumayan. Setelah itu kami makan siang di McD Langham Place, lalu mertua lanjut ke Ladies Market dan kami bertiga muterin Langham Place. Lumayan banyak toko lucu yang belum ada di Bali dan ada beberapa yang lagi diskon juga. Malamnya, kami coba makan di Ebeneezer’s Kebabs & Pizzeria yang lokasinya nggak jauh dari hotel. Aku pesan Roasted Chicken & Rice buat dimakan berdua Manda, ini pilihan yang paling aman walaupun anaknya nggak terlalu doyan juga karena rasanya agak kurang masuk di lidah wong Jowo.

 

DSCF8380-sm

DSCF8379-sm

DAY 5

Rute kami hari ini menyeberang ke Hong Kong Island. Karena belum familier dengan wilayahnya dan mertua sudah kecapekan jalan kaki, alhasil kami cukup kerepotan memikirkan transportasi. Ditambah hujan cukup deras sejak pagi, perjalanan jadi agak kurang asyik. Tapi untungnya aku dan suami sudah siap windbreaker jacket hasil berburu diskon di Citygate Outlets, payung lipat, dan mantel kresek (tau kan, yang tipis gampang sobek dan cuma 7 ribuan di warung). Amanda sendiri sudah beli jaket antiair di Zara Beachwalk, Bali, dan strollernya sendiri sudah dilengkapi semacam mantel yang protektif banget.

Perjalanan kami mulai dengan brunch dim sum di Islamic Centre Canteen, lalu jalan-jalan di area Causeway Bay, mendatangi toko sepatu (lagi!) dan mall (lagi!). Tapi di Lee Theater Plaza ini kami cuma mengunjungi Uniqlo, selain karena kemarin belum puas, kabarnya Uniqlo di Lee Theater ini besar dan lengkap banget. Terdiri dari 3 lantai, mulai baju bayi sampai orang dewasa ada semua. Di sini akhirnya Amanda dapat banyak banget T-shirt gambar princess, bahkan lebih lengkap dan lebih murah dari produk yang ada di Disneyland.

Setelah puas belanja, kami lanjut ke harbour demi melihat dari Hong Kong Observation Wheel dari dekat. Niatnya mau naik juga, tapi batal karena Amanda yang baru ketularan pilek udah keburu tidur di strollernya. Senangnya, di sini kami ditemani Mbak Fajar, kenalanku dari proyek kelas menulis, yang ternyata sudah 5 tahun tinggal di Hong Kong. Lumayan lama ngobrol-ngobrol dan foto bareng di sana, sebelum kembali ke Islamic Centre Canteen untuk makan malam.

DSCF8539-sm

DSCF8435-sm

Iya, kami sampai 2 kali ke Islamic Centre Canteen karena makanannya enak banget! Kantin yang terletak di Lantai 5 Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre ini sangat populer di kalangan traveler Muslim, terutama yang datang ke Hong Kong dengan harapan bisa makan masakan fresh tapi tetap yang halal seperti aku. Islamic Centre Canteen buka jam 10 dan hanya menyajikan pesanan dim sum sampai jam 11. Pas banget buat yang pengen brunch atau makan siang lebih awal sekalian. Nggak perlu khawatir nggak kenyang, karena varian dim sumnya banyak banget, semua menarik dan semua enak! Pantas deh kalau dapat predikat “the best halal dim sum in Hong Kong. Harganya juga cukup terjangkau, kami makan berenam sampe kekenyangan karena bolak-balik nambah cuma habis sekitar HKD 270-an.

Nah, bagi yang pengen nyobain chinese food atau makanan lain khas Hong Kong yang juga 100% halal, bisa kembali lagi saat jam makan siang atau makan malam karena mereka menyajikan berbagai varian nasi goreng, flat rice noodle alias kwetiau, sayur-sayuran, dan segala macam masakan berbahan dasar daging sapi, ayam, dan seafood. Harganya memang lebih mahal dari dim sumnya, tapi rasanya enak banget. Sah deh perjalanan kami ke Hong Kong karena sudah makan chinese food!

DAY 6

Hari terakhir di Hong Kong, aku, suami, dan Amanda kembali ke Disneyland. Walaupun cuaca kurang mendukung (mendung, gerimis, angin kencang, suhu 16-17 derajat), tapi kali ini kami justru lebih santai, berusaha sebanyak mungkin nyobain wahana dan nonton pertunjukan yang belum sempat didatangi di hari pertama. Amanda juga punya lebih banyak kesempatan untuk ketemu karakter Disney dan para princess idolanya.

DSCF8600-sm

DSCF8588-sm

Di kunjungan kedua ini, aku bisa menyimpulkan rute perjalanan paling nyaman kalau mengunjungi Disneyland HK: berangkat dari hotel naik MTR jam 10, sampai Disney sekitar jam 10.50 langsung mencari kehangatan di Market House Bakery yang letaknya di Main Street U.S.A. Jangan lupa cicipin lava cheese cake dan donat lapis gula yang berbentuk kepala Pooh, itu uenak buanget! Lalu kami langsung menuju Royal Princess Garden alias rumahnya para princess dan berhasil ketemu Princess Aurora, Cinderella, dan Sofia. Kalau mau beli princess dress yang original dan bahannya nggak panas dan gatal, di sini juga ada tokonya. Cukup lengkap, sampai crown dan sepatunya segala ada deh. Gemas!

Selanjutnya kami ke Fantasyland, nyobain wahana “It’s A Small World” alias versi originalnya Istana Boneka di Dufan. Lalu lanjut nonton show “Mickey and the Wondrous Book” yang wajib tonton banget! Di show ini juga ada penampilan princess yang bikin anak-anak histeris: Rapunzel, Ariel, Merida, Tiana, dan Elsa. Selesai nonton show, kami langsung kembali ke Main Street U.S.A untuk nonton parade Flights of Fantasy jam 13.30 yang ternyata bagus banget (di kunjungan sebelumnya kami kelewatan parade ini karena kelamaan makan siang). Habis itu baru deh makan siang di Starlite Diner di Tomorrowland yang jualan burger, ayam goreng, dan bisa beli nasi juga buibuuu jangan khawatir hihi… Makan siangnya emang telat banget, tapi karena tadi sudah diganjel kue-kue yummy jadi nggak masalah.

Setelah makan siang kami kembali ke Fantasyland. Tadinya mau coba naik wahana yang antrenya nggak terlalu panjang, tapi malah ketemu Winnie The Pooh dan ikutan antre buat foto. Lalu kami mengunjungi Moana di Adventureland, yang ternyata hari ini pake coat juga saking dinginnya. Lalu kami keliling ke Toy Story Land untuk beli oleh-oleh, tapi mendadak gerimis berubah jadi hujan. Udaranya juga semakin dingin, sampai sesi foto bersama Tinkerbell yang harusnya dijadwalkan jam 15.45 pun dibatalkan karena alasan cuaca. Parade sore juga nggak seseru kunjungan pertama kami, karena hujan jadi semua karakter dan penarinya terpaksa naik ke kereta dan cuma sekedar lewat aja. Setelah tanya-tanya ke petugas, parade malam (harusnya masih ada 2 lagi, jam 19.30 dan 20.15) juga bisa jadi dibatalkan kalau cuacanya begini terus. Akhirnya daripada menunggu yang tak pasti, kami pun memutuskan untuk keluar dari Disneyland, mampir makan kebab di New Istanbul, lalu pulang ke hotel.

Walaupun belum maksimal banget, tapi kunjungan kami ke Disneyland kali ini bener-bener nyenengin! Amanda lebih bahagia dan mama papanya juga ikut senang lihatnya. Mudah-mudahan ada rezeki dan kesempatan untuk kembali ke Disneyland lagi tahun depan. Aamiin.

DSCF8961-sm

DSCF9001-sm

Nah, sekian cerita perjalanan kami ke Hong Kong. Itinerary-ku mungkin bisa dicontek untuk teman-teman yang berencana mau ke HK dengan anak kecil, tapi jangan lupa mempertimbangkan faktor musim dan cuaca ya. Terutama di Disneyland karena setauku jadwal, parade, dan karakternya berubah setiap musim. Selamat berlibur!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s