Lovestruck [TEASER 7-END]

Divorce

“Kenapa?”

“Aku nggak bisa lagi kaya gini, Rei.”

“Iya, tapi kenapa? Kenapa kamu tiba-tiba bilang nggak bisa lagi kaya gini?” Reisa bertanya lagi dalam nada yang semakin tinggi. Sementara laki-laki yang duduk di hadapannya menampakkan wajah berkabut. Terbaca jelas bahwa Reza tidak ingin berdebat, tapi ia tidak punya pilihan lain.

“Aku udah punya Nadine,” jawab Reza singkat.

Continue reading

Lovestruck [TEASER 6]

Akhirnya! Setelah sekian lama terbengkalai karena kesibukan, kemalasan, dan gangguan dari ide-ide cerita lainnya, akhirnya akhirnya akhirnya… chapter ini selesai juga! Selamat membaca ;)

Night Lights Urban Bokeh

Reza

“Rei, kamu yakin mau makan di sini?” Aku mengerutkan kening setelah kami tiba di warung kupat tahu langganan Reisa yang bahkan nggak layak disebut sebagai ‘warung’. Hanya ada gerobak, dengan tenda yang sudah berlubang di sana-sini, menaungi kursi-kursi plastik kotor yang ditata seadanya.

Continue reading

Lovestruck [TEASER 5]

waffle

Reisa

“Aku nggak ngerti, apa lagi sih yang mau diomongin?” Aku mendengus kesal, satu detik setelah membukakan pintu apartemenku untuk Arya yang ngotot banget ingin ketemu sejak dua minggu yang lalu.

“Banyak, Reisa.” Arya menatap mataku lurus-lurus, sementara tangan kanannya meraih tanganku seperti yang sering ia lakukan saat kami masih pacaran dulu. “Banyak hal yang mau aku omongin sama kamu, soal kita, soal…”

Continue reading

Lovestruck [TEASER 4]

Hoaaa! Baru inget, ternyata masih ada project yang satu ini! Lovestruck adalah proyek kolaborasiku dengan @AyuKarwinandhi yang sudah dimulai sejak awal tahun. Setelah terhenti selama beberapa bulan, akhirnya kami berhasil menerbitkan chapter terbaru Lovestruck! Di chapter ini, aku masih bergerak dan berbicara sebagai the husband: Reza Adinata, laki-laki (jelas!), 30 tahun, yang bekerja sebagai interior designer. Plus sebagai Reisa Adriana, Reza‘s ex-girlfriend yang maha sempurna. Enjoy! :) 

balloon

Reza

“Aku nggak turun ya, Rei,” ujarku segera setelah mobil yang kukendarai tiba di pelataran parkir apartemen Reisa. Siang ini aku memang sengaja kabur dari kantor dengan alasan sakit demi menjemput Reisa yang baru pulang dari perjalanan kerja ke Sydney. “Kamu nggak pa-pa kan naik sendiri?”

Continue reading

Lovestruck [TEASER 3]

Here we go again… Reza‘s part masih di Chapter 2. Enjoy, readers! :)

baby walking

Reza

“Jadi, kamu bener-bener udah nyaris camping di kantor ya?”Reisa menyeruput ocha panas dari gelasnya, lalu kembali menatapku. Kami berdua sedang makan malam di Sushi Tei, pertemuan kedua kami. Bukan, bukan permintaanku. Reisa yang ngotot minta ditemani makan sushi di resto favoritnya ini.

“Nostalgia, Rez. Inget-inget jaman dulu, sambil ngobrol-ngobrol aja. Aku kangen.” Begitu katanya di telepon siang tadi. Membuatku nggak bisa menolak lagi dan terpaksa menerima ajakannya. Meski sebenarnya aku juga nggak terlalu yakin, apa aku benar-benar terpaksa?

Continue reading

Lovestruck [TEASER 2]

It’s Reza Adinata‘s time! Enjoy! ;)

dinner

Reza

“Gila, Yan, pegel banget nih leher gue!” Aku berseru keras pada Ryan yang sedang memelototi komputernya di meja seberang.

“Emangnya gue enggak? Gila ya nih project! Duitnya gede banget sih, tapi kerjaannya juga bakal gila-gilaan. Kayaknya setengah tahun ke depan kita harus hidup di kantor deh!” Sahabatku itu menggerutu pada layar monitornya selama tiga puluh detik setelahnya, hingga akhirnya menyerah. Mematikan komputer dan mulai memberesi barang-barangnya.

“Udah lah kita pulang aja sekarang, man. Mumpung masih ada kesempatan pulang ke rumah, sebelum besok mulai harus camping di kantor,” tukas Ryan.

Continue reading

Lovestruck [TEASER 1]

Setelah sekian lama berhenti nulis, mengabaikan Lee Jong-In dan Amanda Jones  dengan alasan segudang, akhirnya datang sebuah SMS dari salah satu temen kuliah dulu, @AyuKarwinandhi (go follow her!) untuk kolaborasi nulis sebuah cerita. Cerita cinta. Dalam bahasa Indonesia. Setting di Jakarta yang mana tokoh-tokohnya bakal banyak ber-gue-lo dan dialognya harus menyesuaikan gaya bicara anak muda di kota metropolitan. Setelah mm… 5 atau 6 tahun aku berhenti nulis segala sesuatu yang setting-nya di Indonesia, memulai cerita ini jelas butuh effort lebih.

Apalagi,  dalam project ini aku kebagian mengembangkan karakter si tokoh cowok, Reza Adinata. 30 tahun, interior designer, married. Effortnya jadi ganda, karena aku jelas belum pernah tau rasanya menikah, gimana caranya aku berperan sebagai suami? Aku juga kan nggak pernah jadi laki-laki, dan nggak tau gimana sih sebenernya pola pikir makhluk-makhluk Mars itu. Akhirnya dua jam sebelum mulai nulis aku habiskan dengan buka-buka lagi novel ber-setting Indonesia (yang juga udah tinggal sedikit banget di rak buku-ku), lalu tulis hapus tulis hapus berkali-kali, sampai akhirnya nemu feel yang pas. Ternyata jadi laki-laki yang sudah menikah nggak susah susah amat! Haha.

Continue reading