Lovestruck #2

It’s Reza Adinata‘s time! Enjoy! ;)

dinner

Reza

“Gila, Yan, pegel banget nih leher gue!” Aku berseru keras pada Ryan yang sedang memelototi komputernya di meja seberang.

“Emangnya gue enggak? Gila ya nih project! Duitnya gede banget sih, tapi kerjaannya juga bakal gila-gilaan. Kayaknya setengah tahun ke depan kita harus hidup di kantor deh!” Sahabatku itu menggerutu pada layar monitornya selama tiga puluh detik setelahnya, hingga akhirnya menyerah. Mematikan komputer dan mulai memberesi barang-barangnya.

“Udah lah kita pulang aja sekarang, man. Mumpung masih ada kesempatan pulang ke rumah, sebelum besok mulai harus camping di kantor,” tukas Ryan.

Continue reading “Lovestruck #2”

Advertisements

Lovestruck #1

Lovestruck #1

Setelah sekian lama berhenti nulis, mengabaikan Lee Jong-In dan Amanda Jones  dengan alasan segudang, akhirnya datang sebuah SMS dari salah satu temen kuliah dulu, @AyuKarwinandhi (go follow her!) untuk kolaborasi nulis sebuah cerita. Cerita cinta. Dalam bahasa Indonesia. Setting di Jakarta yang mana tokoh-tokohnya bakal banyak ber-gue-lo dan dialognya harus menyesuaikan gaya bicara anak muda di kota metropolitan. Setelah mm… 5 atau 6 tahun aku berhenti nulis segala sesuatu yang setting-nya di Indonesia, memulai cerita ini jelas butuh effort lebih.

Apalagi,  dalam project ini aku kebagian mengembangkan karakter si tokoh cowok, Reza Adinata. 30 tahun, interior designer, married. Effortnya jadi ganda, karena aku jelas belum pernah tau rasanya menikah, gimana caranya aku berperan sebagai suami? Aku juga kan nggak pernah jadi laki-laki, dan nggak tau gimana sih sebenernya pola pikir makhluk-makhluk Mars itu. Akhirnya dua jam sebelum mulai nulis aku habiskan dengan buka-buka lagi novel ber-setting Indonesia (yang juga udah tinggal sedikit banget di rak buku-ku), lalu tulis hapus tulis hapus berkali-kali, sampai akhirnya nemu feel yang pas. Ternyata jadi laki-laki yang sudah menikah nggak susah susah amat! Haha.

Continue reading “Lovestruck #1”