The Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2

“A teenage girl risks everything when she falls in love with a vampire.”

Aku masih ingat betul ketika Twilight diputar di bioskop Jogja tahun 2008. Di hari kedelapan setelah penayangan perdana, Bapak, Ibu, dan Mas Sandi ramai-ramai nemenin aku nonton di Studio 21 di salah satu mall di Jogja, demi menghibur hatiku yang luka. Aku, yang waktu itu baru banget putus dari si pacar setelah mm, dua (atau tiga?) tahun pacaran, rasanya seperti tersayat-sayat sembilu nonton adegan demi adegan, betapa manisnya Edward Cullen, betapa romantisnya kisah cinta Bella-Edward, betapa akhirnya malam itu aku tidur ditemani Carter Burwell’s Bella’s Lullaby, betapa akhirnya aku terobsesi menemukan my own personal brand of heroin, betapa, betapa, betapa…

Continue reading “The Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2”