[PREGNANCY] Bedrest, Oh Bedrest…

sleepys-62

Selama kehamilan sampai usia 32 minggu ini, aku akrab sekali dengan istilah bedrest. Sejak hamil 1 bulan sudah diperintah dokter untuk bedrest sepanjang trimester 1. Bebas sedikit di bulan ke-4, lalu mendadak didiagnosa plasenta previa di bulan ke-5 dan mau nggak mau harus bedrest lagi. Sampai sekarang. Nggak total sih, karena kadang di hari-hari yang indah karena fleknya berhenti atau badanku rasanya super fit, aku masih jalan-jalan sedikit. Minimal ke dapur, maksimal ke mall :D

Continue reading “[PREGNANCY] Bedrest, Oh Bedrest…”

Advertisements

[PREGNANCY] Upacara Mitoni

Siraman Mitoni

Halo!

Kalau biasanya pregnancy post-ku ngobrolin seputar keluhan dan tips bumil, kali ini waktunya #throwback upacara Mitoni (dikenal juga dengan Tingkeban atau Tujuh Bulanan) tanggal 20 Juni 2015 lalu. Acara ini memang sejak awal kami niatkan untuk menggunakan adat istiadat Jawa lengkap lengkap-lengkapnya. Selain karena upacara Mitoni ini hanya bisa dilakukan sekali seumur hidup saat kehamilan anak pertama, kami ingin berbagi kebahagiaan dan rasa syukur dengan keluarga di Jogja dan tetangga sekitar rumah, sekaligus juga melestarikan dan mengenalkan kebudayaan Jawa. Menurut obrolan dengan ibu-ibu tetangga, ternyata mereka sudah lama banget nggak datang ke acara Mitoni yang tradisional seperti itu dan mengaku kangen dengan keseruannya.

Continue reading “[PREGNANCY] Upacara Mitoni”

[PREGNANCY] 30+ Weeks

Aloha! :D

Nggak terasa ternyata sudah berminggu-minggu berlalu sejak pregnancy post-ku yang terakhir. Banyak hal yang terjadi, beberapa cukup stressful (termasuk pindahan dari Bandar Lampung ke Jogja, ninggalin suami sendirian di sana setelah drama dan bermalam-malam menangis manja), tapi dengan bangga dan penuh syukur akhirnya aku berhasil memasuki trimester terakhir kehamilan! Yeay, sebentar lagi kita kopi darat ya, Nak!

1. Semakin cepat capek

Keluhan ini sudah kurasakan sejak sekitar minggu ke-22. Jalan sedikit capek, duduk agak terlalu lama capek, berdiri apalagi. Padahal waktu itu perubahan fisikku masih belum seperti sekarang, perut masih ringan dan paha masih langsing. Semakin ke sini, duduk sudah diganjel-ganjel bantal pun tetap cuma tahan paling lama 15 menit.

Continue reading “[PREGNANCY] 30+ Weeks”

[PREGNANCY] 19+ Weeks

Halo, salam bumil! :D Aku datang lagi membawa curhatan dan cerita serunya kehamilan pertamaku yang hari ini berusia 19 minggu lebih 4 hari, alias hampir 5 bulan. Nggak habis-habis aku bersyukur karena Allah sayang banget sama aku dan suami. Setelah jatuh bangun di awal, kami berhasil melewati setengah perjalanan menuju kelahiran si kecil kesayangan, dan hasil USG bayi kami kemarin juga alhamdulillah sehat. Panjangnya sudah 14,06 cm dan beratnya 300 gr. Denyut jantung juga baik. Meski ada beberapa kendala yang kurang mengenakkan, tapi tetap semangat dan bahagiaaaaa~

1. Kulit perut gatal dan ‘retak-retak’

Keluhan ini diawali dengan kulit perut yang terasa kencang dan kaku sekitar minggu ke-14 kehamilanku, dan bertambah parah 2 minggu terakhir, ditambah gatal-gatal, rasa clekit-clekit, permukaan kulit yang kelihatan super kering macam kanebo yang habis dijemur, dan yang terakhir, yang paling bikin galau sampai nggak bisa tidur adalah pola-pola ‘retakan’ di hampir seluruh permukaan kulit perut. Mirip pola kulit jerapah tapi kecil-kecil gitu. Hiks.

Continue reading “[PREGNANCY] 19+ Weeks”

[PREGNANCY] My First Trimester

Dua tulisan dalam satu hari! Nggak pa-pa ya, daripada ditunda nanti lupa lagi :)) Seperti janjiku, aku mau berbagi pengalaman tentang keluhan-keluhan yang kurasakan selama trimester pertama (bulan 1-3) kehamilanku ini. Buat dibaca-baca suatu hari nanti, atau waktu hamil lagi. Lebih senang kalau bisa membantu dan semoga melegakan bumil yang sedang menghadapi keluhan yang sama.

1. Mual dan muntah

Katanya, ini keluhan normal yang dialami sebagian besar ibu hamil akibat perubahan hormon. Tapi kok gini banget rasanya… :((( Mualku dimulai sekitar minggu ke-6, disertai muntah yang menyakitkan, bahkan kadang sehari sampai 2x jackpot. Mualnya pun dimana-mana, sama sekali nggak kenal tempat dan waktu, meski muntahnya masih terkontrol sih, khusus di toilet rumah aja. Nafsu makanku sempat anjlok ke titik terendah dan rasanya nyaris nyerah, sebelum akhirnya berhasil menguatkan diri demi si kecil kesayangan. Sampai sekarang aku masih merasa mual lho. Tapi sejak minggu ke-12, mual ini kujadikan pertanda bahwa aku (dan bayiku) lapar dan harus segera makan. Atau kadang mual disertai gejala mau muntah justru membantuku saat susah sendawa.

Continue reading “[PREGNANCY] My First Trimester”